Buruh Migran Terekam Kamera Pukul Kepala dan Tarik Tangan Seorang kakek Tua disebuah Taman

  • Whatsapp

Sebuah video yang memperlihatkan seorang Buruh migran yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga asing melecehkan seorang kakek tua yang duduk di kursi roda di sebuah taman beredar luas di media sosial.

Read More

Dalam unggahan di grup Facebook Suara Kita SG pada Selasa (1 Maret 2022), buruh migran tersebut terlihat melakukan tindakan pelecehan kepada seorang kakek di sebuah paviliun HDB di Queenstown, Singapura.

Pria yang mengunggah video tersebut memberi caption bahwa pada pukul 2.30 siang, istrinya memergoki sang pembantu sedang melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pria lanjut usia tak berdaya yang duduk di kursi roda.

Dalam video tersebut, pembantu yang tak disebutkan asalnya itu terlihat mencoba berolahraga dengan pria tua itu pada awalnya, tetapi kemudian dia terlihat menarik lengannya dan menyentaknya dengan kasar. Dia juga difilmkan memukul kepala kakek itu.

Bersamaan dengan merekam kejadian itu, sang istri menelepon polisi dan memberi tahu suaminya tentang apa yang terjadi juga.

Sang suami menambahkan bahwa istrinya terus merekam pembantu yang sedang beraksi saat dia menunggunya tiba. Dia mencatat bahwa penganiayaanitu berlanjut untuk sementara waktu, tetapi dia tidak dapat menghadapi pembantu karena dia membawa anak-anaknya yang masih kecil.

Wanita yang merekam kemudian memberi tahu suaminya bahwa pembantu dan kakek tua itu harus berada di dekatnya dan menunjukkan kepadanya video yang dia ambil. Suaminya berhasil menemukan kakek itu dan pembantunya di Dawson Place Mall di Queenstown.

Buruh Migran Terekam Kamera Pukul Kepala dan Tarik Tangan Seorang kakek Tua disebuah Taman
Buruh Migran dan kakek yang ditemui disebuah Mall

Ketika sang suami menemukan mereka, dia meminta bantuan masyarakat untuk menghentikannya pergi. Namun, dia menulis bahwa pembantu itu memohon padanya untuk membiarkannya pergi.

Dia menambahkan bahwa dia tidak mengalah dan memanggil polisi dan putra lelaki tua itu ke mal.

Saya tidak tahu bagaimana polisi menangani kasus ini. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi,” tulis pria tersebut.



Sumber : Kartininesia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.